MENGENAL LEBIH DEKAT FELINE PANLEUKOPENIA

Oleh : M. Sutarsah, drh
DEFINISI
Feline Panleukopenia adalah penyakit akut pada kucing yang disebabkan oleh parvovirus (Feline Panleukopenia Virus/FPV) yang biasanya ditandai dengan demam tinggi, diare, dehidrasi dan kerusakan sel darah putih.. Penyakit ini seringkali bersifat epizootik (terjadi wabah di waktu tertentu) yang fatal.

GEJALA KLINIS
Kucing yang terkena penyakit ini akan menunjukkan gejala klinis sebagai berikut : Muntah, diare (seringkali berdarah), dehidrasi, berat badan turun, demam tinggi, anemia (karena sel darah merah yang rendah), rambut kusam, depresi, kehilangan nafsu makan. Perlu diperhatikan bahwa pada jenis infeksi ringan/subklinis, gejala yang tampak kadang sangat sedikit bahkan tidak terlihat sama sekali. Pada kondisi kucing yang sangat sekarat (hampir mati), suhu tubuh akan turun dan mengalami hipotermi. Kucing yang terkena penyakit ini kadang-kadang lebih suka menyendiri dan bersembunyi.

PENULARAN DAN PENYEBARAN PENYAKIT
Penyakit ini dapat menyebar dari sekresi/ekskresi yang dihasilkan kucing lain yang sudah terpapar (kotoran, kencing, lender dari hidung). Penularan dapat juga terjadi dengan melalui perantaraan kutu dari kucing yang lebih dulu terpapar, untuk itu penting untuk melakukan terapi anti-kutu secara berkala.
Kucing yang telah terinfeksi biasanya hanya akan melepaskan virus (shedding) relatif pendek (hanya 1-2 hari saja), namun virus ini dapat bertahan pada lingkungan hingga bertahun-tahun di lingkungan sekitar, sehingga sangat mungkin kucing dapat tertular virus ini tanpa melakukan kontak dengan kucing lain yang terpapar.

TERAPI DAN PENCEGAHAN
Pada prinsipnya, penanganan penyakit ini dilakukan dengan 3 metode, yakni memberikan terapi supportif, terapi simtomatis (mengatasi gejala klinis) dan juga terapi preventif (pencegahan).Terapi Supportif dilakukan dengan memberikan multivitamin dan terapi cairan yang diberikan untuk membantu menjaga kondisi kucing yang dengan kekebalan alaminya sedang melawan virus penyebab penyakit. Jika tidak dilakukan terapi supportif, biasanya 90% kucing yang terpapar akan berakhir dengan kematian. Saat kucing telah terpapar penyakit ini, penanganan fokus pada upaya untuk mengatasi dehidrasi (akibat kekurangan cairan), menyediakan nutrisi dan vitamin yang cukup dan juga mencegah infeksi sekunder bakterial. Pemberian antibiotik dilakukan dengan pertimbangan bahwa kucing yang sedang terpapar akan sangat rentan terhadap serangan bakteri sehingga menyebabkan penyakit menjadi lebih parah. Terapi Simtomatis dilakukan untuk mengatasi gejala klinis yang muncul akibat terpapar penyakit ini, misalnya dengan memberikan obat antimuntah.
Kemungkinan untuk sembuh dari penyakit ini pada anakan kucing berumur kurang dari 8 minggu sangat rendah dibandingkan kucing dewasa jika dilakukan penanganan yang tepat dan memadai. Hal ini dikarenakan anakan kucing yang masih sangat rentan dan kekebalan tubuhnya belum terbentuk secara sempurna.
Berikut ini adalah pencegahan yang dapat dilakukan terhadap penyakit ini :
1. Vaksinasi. Vaksinasi dapat diberikan saat anak kucing berumur mulai 6 minggu dan diulangi kembali 3-4 minggu kemudian. Pemberian vaksinasi wajib diulang karena hasil kajian membuktikan bahwa pada umur 6-16 minggu, terdapat maternal antibody (kekebalan induk) yang akan mengintervensi pembentukan kekebalan dari proses vaksinasi. Pada kucing yang terlanjur dewasa dan belum divaksinasi, dapat dilakukan vaksinasi satu kali dan kemudian diulang 3-4 minggu kemudian.
2. Sanitasi. Lakukan lah sanitasi secara teratur dengan cara : mencuci tangan setiap akan/selesai berinteraksi dengan hewan kesayangan anda, lakukan desinfeksi secara berkala pada area kandang dan tempat bermain kucing anda.
3. Segregasi. Lakukan pemisahan kucing sakit dengan kucing sehat.

"Untuk memperbesar peluang kesembuhan, segera bawa kucing anda ke klinik hewan terdekat jika terdapat gejala-gejala Penleukopenia seperti disebutkan untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat"


Sumber :
The Feline Patient. 4th Ed. Norsworthy, Et al.
5 Minutes Veterinary Consult Clinical Companion : Canine & Feline Infectious Disease and Parasitology. Stephen C Barr & Dwight Bowman

DLL

Comments